Jakarta, 26 Juli 2026 – Pengurus Besar Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PB PEROSI) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Perkumpulan Wanita Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI) sukses menyelenggarakan Webinar Edukasi Osteoporosis bagi Masyarakat Umum dengan tema "Deteksi Dini dan Pencegahan" secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen PB PEROSI dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai kesehatan tulang serta pentingnya pencegahan osteoporosis sejak usia dini.


Webinar dibuka dengan sambutan dari Direktur P2PTM Kementerian Kesehatan RI, Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat dalam meningkatkan upaya promotif dan preventif terhadap penyakit tidak menular, termasuk osteoporosis.


Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Umum PB PEROSI, Dr. dr. Tirza Z. Tamin, SpKFR, M.S(K), FIPM(USG) yang menegaskan komitmen PEROSI dalam memberikan edukasi berbasis ilmiah kepada masyarakat luas.


Dukungan juga disampaikan oleh Ketua Umum PP PERWATUSI, Ibu Anita Errol Hutagalung, yang mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup aktif dan sehat demi menjaga kesehatan tulang sepanjang hayat.

Setelah sesi pembukaan, peserta mendapatkan materi edukatif dari para narasumber yang merupakan pakar di bidangnya. Topik yang dibahas meliputi pengenalan osteoporosis, pentingnya nutrisi untuk menjaga kesehatan tulang, pencegahan fraktur pada osteoporosis, manfaat aktivitas fisik dan olahraga untuk kesehatan tulang, hingga praktik senam pencegahan osteoporosis yang dipandu secara langsung sehingga peserta dapat mengikuti gerakan dari rumah masing-masing.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Setiap sesi diwarnai dengan diskusi yang aktif serta berbagai pertanyaan mengenai faktor risiko osteoporosis, pola makan yang tepat, aktivitas fisik yang dianjurkan, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan semakin meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan tulang sebagai bagian dari upaya mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik.


Selain memberikan edukasi ilmiah, webinar ini juga menghadirkan sesi praktik senam pencegahan osteoporosis yang menjadi salah satu sesi favorit peserta. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai bentuk latihan sederhana yang dapat dilakukan secara rutin untuk membantu menjaga kekuatan tulang dan keseimbangan tubuh.

Ketua Umum PB PEROSI, Dr. dr. Tirza Z. Tamin, SpKFR, M.S(K), FIPM(USG), menyampaikan harapannya agar kegiatan edukasi seperti ini dapat terus menjangkau masyarakat Indonesia secara lebih luas. Menurutnya, osteoporosis merupakan penyakit yang sering tidak disadari hingga terjadi patah tulang, sehingga edukasi mengenai deteksi dini dan pencegahan memiliki peran yang sangat penting dalam menurunkan angka kejadian osteoporosis di Indonesia.

PB PEROSI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI, PERWATUSI, seluruh narasumber, moderator, instruktur senam, panitia, serta seluruh peserta yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Kolaborasi yang baik antara berbagai pihak diharapkan dapat terus memperkuat upaya edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak dini.

Melalui penyelenggaraan webinar ini, PB PEROSI berharap semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa osteoporosis dapat dicegah melalui deteksi dini, pola makan bergizi, aktivitas fisik yang teratur, serta pemeriksaan kesehatan tulang bagi kelompok yang berisiko. Dengan demikian, masyarakat Indonesia diharapkan dapat tetap aktif, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik hingga usia lanjut.

Views : 70

Share :