Jakarta, 1 Agustus 2026 – Pengurus Besar Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PB PEROSI) bekerja sama dengan Indonesia Health Training Center (IHTC) sukses menyelenggarakan hari pertama Quality Bone Densitometry Course 2026 pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Hotel Harris Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kegiatan ini diikuti oleh para dokter dan tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki komitmen untuk meningkatkan kompetensi dalam pemeriksaan densitometri tulang (Dual-energy X-ray Absorptiometry/DXA).
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pemeriksaan DXA sehingga hasil yang diperoleh dapat memberikan informasi yang akurat dalam penegakan diagnosis osteoporosis, penilaian risiko fraktur, serta pemantauan terapi pasien osteoporosis.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari dr. Gunawan Tirtarahardja, CCD, CDT selaku Ketua Panitia.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum PB PEROSI, Dr. dr. Tirza Z. Tamin, Sp.KFR, M.S(K), FIPM(USG)
Pada hari pertama, peserta memperoleh pembelajaran yang komprehensif mengenai dasar-dasar pemeriksaan DXA berkualitas melalui lima sesi ilmiah. Materi diawali dengan pembahasan mengenai Principles of Quality DXA Scan Acquisition, Analysis and Interpretation, dilanjutkan dengan Use of Bone Densitometry for the Diagnosis of Osteoporosis, How to Assess Fracture Risk, Monitoring with DXA, hingga How to Interpret and Report DXA Scans: Typical and Special Populations. Seluruh materi disampaikan oleh narasumber nasional yang memiliki pengalaman dan sertifikasi internasional di bidang bone densitometry.
Suasana pembelajaran berlangsung sangat interaktif. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai teknik pemeriksaan, interpretasi hasil DXA, hingga penerapan hasil pemeriksaan dalam praktik klinis sehari-hari. Diskusi yang berlangsung pada setiap sesi menjadi bukti tingginya semangat peserta untuk terus meningkatkan kompetensi profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.
Quality Bone Densitometry Course 2026 merupakan bagian dari komitmen PB PEROSI untuk menghadirkan pendidikan kedokteran berkelanjutan yang mengacu pada standar internasional. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta tidak hanya memahami aspek teknis pemeriksaan DXA, tetapi juga mampu menginterpretasikan hasil pemeriksaan secara tepat sebagai dasar pengambilan keputusan klinis.
Rangkaian kegiatan akan berlanjut pada hari kedua dengan pembahasan yang lebih mendalam mengenai pemanfaatan hasil DXA dalam tata laksana pasien, meliputi evaluasi klinis kesehatan tulang, terapi non-farmakologis dan farmakologis osteoporosis, efek samping pengobatan, hingga sesi Case Discussion yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendiskusikan kasus-kasus klinis secara langsung bersama para pakar.
Melalui penyelenggaraan Quality Bone Densitometry Course 2026, PB PEROSI berharap semakin banyak tenaga kesehatan di Indonesia yang memiliki kompetensi dalam melakukan pemeriksaan dan interpretasi DXA sesuai standar internasional. Dengan demikian, kualitas diagnosis dan tata laksana osteoporosis di Indonesia dapat terus meningkat sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi pelayanan kesehatan masyarakat.
